Die Roten sempat kesulitan membongkar pertahanan rapat tim tamu pada babak pertama. Namun, skuad asuhan Vincent Kompany tersebut mengamuk di babak kedua dengan menyarangkan lima gol tanpa balas.
Pesta gol tuan rumah dibuka oleh Jamal Musiala pada menit ke-47 melalui tembakan dari sudut sempit. Harry Kane kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-61 lewat sundulan memanfaatkan umpan tendangan bebas Michael Olise.
Pencetak gol Bayern selanjutnya dicatatkan oleh Alphonso Davies pada menit ke-77, disusul dua gol dari Michael Olise masing-masing pada menit ke-83 dan 90+2.
Sepanjang laga, Bayern tampil sangat mendominasi dengan penguasaan bola mencapai 66 persen berbanding 34 persen milik Bodo/Glimt. Pasukan Vincent Kompany melepaskan 26 tembakan dengan 11 di antaranya tepat sasaran. Sementara itu, Bodo/Glimt hanya menghasilkan tiga percobaan tanpa satu pun mengarah ke gawang.
Dominasi tuan rumah juga terlihat dari statistik operan. Bayern mencatat 714 umpan dengan akurasi mencapai 93 persen, sedangkan Bodo/Glimt hanya membuat 359 operan.
Bodo/Glimt sebenarnya sempat bertahan dengan disiplin sepanjang babak pertama meski terus mendapat tekanan. Salah satu peluang emas Bayern di babak pertama tercipta pada menit ke-35 ketika tembakan Joshua Kimmich menghantam tiang gawang.
Kondisi Bodo/Glimt semakin memburuk jelang akhir laga setelah Odin Bjortuft mendapat kartu merah langsung pada menit ke-87 akibat menjatuhkan Olise yang sedang bergerak menuju gawang Lund.
Dalam laga ini, Bayern mencatatkan enam kali sepak pojok berbanding tiga milik Bodo/Glimt. Jumlah pelanggaran tercatat sebanyak lima kali untuk tuan rumah dan delapan kali bagi tim tamu.
Hasil akhir 5-0 ini memperlihatkan perbedaan kualitas kedua tim sekaligus menjadi langkah awal meyakinkan bagi Bayern Munchen dalam mengarungi fase gugur Liga Champions musim ini.










Komentar 0