SINGKAWANG, Presepsi.com – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) berdampak langsung terhadap kesehatan masyarakat, salah satunya ditandai dengan meningkatnya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam Rapat Koordinasi Penanganan Karhutla yang diikuti Pemerintah Kota Singkawang secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (16/9/2026).

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mengikuti rapat tersebut didampingi Sekretaris Daerah bersama jajaran perangkat daerah terkait.

Rakor ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dalam menyikapi dampak Karhutla, khususnya yang terjadi di wilayah Sumatera dan Kalimantan.

Rapat koordinasi tersebut diselenggarakan oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) sebagai langkah tanggap dan sinergis lintas kementerian/lembaga serta pemerintah daerah.

Forum tersebut membahas pentingnya kerja sama dalam menghadapi dampak yang ditimbulkan oleh kebakaran hutan dan lahan. sebagai mana dikutip dari prokopim skw

Dampak Karhutla terhadap kesehatan menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian. Kondisi tersebut dapat berpengaruh terhadap masyarakat serta anak, termasuk dengan meningkatnya kasus ISPA akibat dampak kebakaran hutan dan lahan.

Untuk itu, diperlukan koordinasi serta langkah bersama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam penanganannya. Upaya tersebut penting agar dampak Karhutla dapat direspons secara terpadu sesuai dengan kondisi yang dihadapi di masing-masing wilayah.

Melalui rakor tersebut, sinergi antara kementerian/lembaga dan pemerintah daerah terus didorong dalam menghadapi dampak Karhutla.

 Koordinasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam menentukan langkah penanganan, terutama terhadap dampak yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat.

Pemkot Singkawang turut berpartisipasi dalam rapat tersebut bersama Sekretaris Daerah dan jajaran perangkat daerah terkait.

 Keterlibatan ini menjadi bagian dari koordinasi bersama dalam menyikapi dampak Karhutla serta mendukung langkah penanganan terhadap meningkatnya kasus ISPA akibat kebakaran hutan dan lahan.