Kemenangan dramatis ini mengantarkan skuat asuhan Cristian Chivu melesat ke posisi kedua klasemen sementara dengan raihan 12 poin dari empat pertandingan. Sementara itu, Udinese harus tertahan di peringkat ke-13 dengan koleksi empat poin.
Tampil di hadapan pendukungnya sendiri, Nerazzurri justru tertinggal dua gol terlebih dahulu. Tim tamu membuka keunggulan melalui gol cepat James Abankwah pada menit ke-9, disusul gol Jurgen Ekkelenkamp di menit ke-16 yang mengejutkan tuan rumah.
Inter Milan baru mampu memperkecil keterbelakangan pada menit ke-26. Bek sayap kiri Carlos Augusto berhasil membobol gawang Udinese untuk mengubah skor menjadi 1-2.
Gelombang tekanan Inter berlanjut hingga menit ke-35. Gelandang kunci Nicolo Barella sukses mencetak gol penyeimbang yang mengubah papan skor menjadi 2-2 sekaligus menutup kebuntuan di babak pertama.
Memasuki babak kedua, Inter tampil makin agresif dan mendominasi jalannya pertandingan. Marcus Thuram membawa Inter berbalik unggul 3-2 lewat golnya pada menit ke-57.
Sepuluh menit berselang, giliran rekan menduetnya di lini depan, Pio Esposito, yang mencatatkan namanya di papan skor menit ke-67 untuk memperlebar keunggulan menjadi 4-2.
Pemain pengganti Ange-Yoan Bonny makin mempertegas dominasi tuan rumah. Ia menyumbang gol kelima yang mengubah kedudukan menjadi 5-2 bagi Inter Milan.
Udinese sempat menipiskan selisih gol pada masa injury time babak kedua. Idrissa Gueye membobol gawang Inter dan mengubah skor akhir pertandingan menjadi 5-3.










Komentar 0