Espanyol yang bertindak sebagai tuan rumah selamat dari kekalahan setelah mencetak gol penyeimbang pada menit ke-97.
Sementara itu, Sevilla harus merelakan kemenangan yang sudah di depan mata setelah sempat memimpin meski bermain dengan 10 pemain.
Dinamika pertandingan mulai berubah drastis memasuki babak kedua. Bek Sevilla, Sangante, diusir keluar lapangan oleh wasit usai menerima kartu merah pada menit ke-55.
Keunggulan jumlah pemain sempat dimanfaatkan Espanyol untuk mencetak gol pada menit ke-61 melalui aksi Omar El Hilali. Namun, setelah dilakukan intervensi oleh Video Assistant Referee (VAR), gol tersebut resmi dianulir karena berada dalam posisi offside.
Meski kalah jumlah pemain di lapangan, Sevilla justru berhasil memecah kebuntuan lebih dulu pada menit ke-84. Pemain pengganti, Lucas Stassin, memanfaatkan bola liar di depan mulut gawang untuk mencetak gol pertamanya bagi Sevilla.
Espanyol yang tertinggal terus melancarkan tekanan masif ke lini pertahanan tim tamu. Usaha keras tim tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-97 (90+7').
Marcos Fernandez sukses menyambar bola rebound yang memantul dari mistar gawang dan menggetarkan jala Sevilla, mengubah skor menjadi imbang 1-1 hingga peluit panjang dibunyikan.
Selain gol penyeimbang di menit akhir, penampilan impresif kiper Marko Dmitrovic di bawah mistar gawang Espanyol juga menjadi kunci penting keberhasilan tim tuan rumah mengamankan satu poin.
Hasil imbang ini memberikan dorongan moral bagi Espanyol atas daya juang pantang menyerah mereka, sekaligus menyisakan kekecewaan bagi Sevilla yang gagal mempertahankan keunggulan.










Komentar 0